Jumat, 22 Februari 2008

T4nk T4nk B4DJ4





Sahabat saya yang juga adalah seorang pemimpin, berkata bahwa pada dasarnya ada tiga jenis manusia dalam hampir semua hubungan:
1. Orang-orang yang memberi kita energi. Orang semacam ini selalu menyegarkan kelelahan kita dengan semangat dan gagasan-gagasan baru. Mereka tidak muda tersinggung dan selalu berusaha melakukan lebih daripada yang diharapkan. Mereka tidak mudah terpengaruh dan bukan orang yang senang menjilat. Mereka adalah orang yang kuat yang berpendirian teguh, namun dilembutkan oleh jiwa yang penuh belas kasih dan kepedulian.
Mereka tidak berusaha menjatuhkan lawan mereka melalui perdebatan terbuka atau adu argumentasi yang kasar, seperti yang lazimnya terjadi saat ini. Mereka boleh saja tidak sependapat dengan orang lain, namun selalu menghormati orang yang mempunyai kedudukan tersebut.

2. Orang-orang yang membantu kita mempertahankan energi. Mereka adalah rekan kerja dan anggota tim yang memberi sesuai dengan yang mereka terima dari kita. Mereka bukan hanya menghendaki umpan balik yang baik, peneguhan dan penguatan yang positif. Mereka mengerti bahwa tugas pertama mereka adalah melaksanakan peranan mereka dalam tim dan tugas kedua membantu Anda melaksanakan peranan Anda. Mereka adalah rekan kerja yang sejati yang kita idamkan.

3. Orang-orang yang menghabiskan energi kita. Apabila melihat orang seperti ini memasuki ruangan, tanpa sadar anda akan berkata diri sendiri, "Wah si Biang Kerok datang".
Mungkin Anda tidak tahu masalah yang akan ditimbulkan, namun anda sangat yakin bahwa itu pasti terjadi. Mengapa? karena selalu demikian.
Mereka membuat kita selalu lelah secara emosional, setiap memasuki pintu kita, mereka selalu membawa masalah - tidak pernah membawa penyelesaian. Jika tidak ada masalah, mereka menciptakannya. Saya sangat menyukai satu kisah kuno mengenai seorang ksatria yang menunggang kuda menuju istana raja, kemudian berlangsunglah percakapan seperti berikut:
Raja : "Ksatria, Dari mana saja Kau?"
Ksatria : "Saya baru merampok dan memporakporandakan musuh-mush Anda di
Perbatasan timur."
Raja : "Tetapi, aku tidak punya musuh di perbatasan timur?"
Ksatria : "Yah, Baginda, Sekarang Anda memilikinya."

Saya telah menghabiskan hampir seluruh usia saya dengan memberikan konseling dan nasehat ke para pengusaha dan pemimpin atau depresi, Biasanya mereka benar-benar dikelilingi oleh hubungan yang melelahkan. Staf terdekat mereka begitu lemah. Dia harus mengayomi semua orang; sedangkan Dia sendiri tidak ada yang mengayomi.
Orang semacam ini benar-benar harus memiliki rekan kerja yang mampu mengisi kembali energinya.
Dalam proses menjadi seorang pemimpin, mau tidak mau anda akan bertemu dengan banyak orang yang menguras emosi anda. Sebagian diantaranya sebenarnya tidak bermaksud jahat. Hanya saja mereka tidak siap menghadapi perubahan drastis. Mereka sangat sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan, prosedur, dan hubungan kerja yang baru. Mereka menjadi amat sangat pasif bila harus menghadapi keberhasilan atau kegagalan pada saat mulai berusaha. Sebagaian besar diantaranya berputar-putar, menyerah, berbuat kekeliruan, meskipun berusaha mati-matian berad pada jalur yang benar.

0 komentar: